Jumat, 16 November 2012

KOMPARASI KOIL RACING DAN STANDAR



Pengetahuan tentang koil racing/ ori

KITACO 

Tahanan primernya (ohm) : O,2
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 7,08
...
YZ 125 orisinal

Tahanan primernya (ohm) : O,1
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 8,73
YZ 125 kw

Tahanan primernya (ohm) : O,1
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 7,12
Andrion CMC 5A

Tahanan primernya (ohm) : 1,5
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 8,63
Andrion CMC 2A

Tahanan primernya (ohm) : 0
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 9,06
karena tahanan di kumparan primarynya 0, maka sepakat untuk tidak melakukan test terhadap koil ini, karena ditakutkan bisa merusak alat tester koil.
Smash-orisinal


Tahanan primernya (ohm) : 0,5
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 6,45
R9

Tahanan primernya (ohm) : 0,9
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 11,56
Blue Thunder 3.0

Tahanan primernya (ohm) : 0,1
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 5,71
Nology Profire

Tahanan primernya (ohm) : 0,2
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 3,076
Protec Ultimate v.3 with Ground Strap
Tahanan primernya (ohm) : 0,4
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 8,12
Scorpio-Orisinal (5BP) with AGS

Tahanan primernya (ohm) : 0.3
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 7.67

 ket:..semakin kecil  tahanannya semakin baik untuk di aliri listrik menuju busi




(berbagai sumber)
Semoga bermanfaat......


Tidak ada komentar:

Posting Komentar